Peksy Pojects

Photo Gallery

Member Login






Mengapa GIVIN' E-mail
Thursday, 18 February 2010 00:31

Dalam kepengurusan Peksy Pusat periode 2008 – 2011, fokus utama kegiatan memberikan ‘bantuan’ kepada 3 pilar utama Peksy bila dibutuhkan. Ketiga pilar utama Peksy itu adalah Alumni, Sekolah dan Guru atau biasa dipopulerkan dengan istilah “ASG”

Bantuan kepada alumni bisa dalam bentuk beasiswa kepada alumni yang baru lepas SMA, berprestasi, kebetulan secara material kurang mampu, tetapi berkeinginan kuat untuk melanjutkan pendidikannya sehingga bisa lebih mandiri, dan saat ini Peksy menambahkan penekanan terutama untuk mereka yang mau melanjutkan pendidikan sebagai guru, sehingga bisa tercipta regenerasi guru-guru bermutu di almamater kita, melanjutkan nama-nama besar guru kita tercinta dahulu. Almamater kita terkenal Karen banyaknya guru-guru hebat dan bermutu di jamannya. Bantuan terhadap alumni tidak tertutup bila ada alumni yang memang benar-benar membutuhkan, dan pelaksanaannya akan dikoordinasikan dengan Koordinator / Lurah Angkatan yang bersangkutan.

Bantuan kepada Almamater dilakukan dalam bentuk dukungan untuk peningkatan SDM di sekolah SMAK Kolese Santo Yusup, Malang (SMAK Kosayu).

Peningkatan mutu SDM dilakukan dengan memberikan bantuan beasiswa kepada guru-guru yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi (S2, S3), serta bantuan untuk guru-guru mengikuti seminar, pendidikan tambahan, kursus yang sesuai dengan bidang studinya. Pengurus Peksy Pusat bahkan berencana bisa mendukung suatu proyek riset / pelatihan intensif untuk anak SMAK Kosayu yang berprestasi guna mengikuti lomba sains baik tingkat nasional maupun internasional.

Untuk guru dan mantan guru, bukan suatu rahasia bahwa proffesi guru adalah profesi yang sarat pengabdian, sehingga banyak mantan guru yang dihari tuanya setelah memasuki masa pensiun, mereka hiup dalam keadaan yang memprihatinkan, terutama bila mengalami gangguan kesehatan.

Seiriing dengan berjalannya waktu, saat ini usia para mantan guru sudah memasuki tahapan yang rentan terhadap gangguan kesehatan, sehingga butuh perhatian yang lebih, dan ini membutuhkan biaya yang kadang tidak bisa tercukupi oleh hasil pensiunnya yang memang terbatas.